5 Pedoman Makan Sehat Saat Hamil
Oleh karena itu, berikut ini kami berikan tips ringan berisi 5 langkah mudah yang dapat digunakan sebagai pedoman menentukan pola makan yang tepat saat hamil: (diadaptasi dari March of Dimes) 1. Rajin mengkonsumsi suplemen khusus ibu hamil Biasanya suplemen ini dilengkapi dengan berbagai vitamin dan mineral dengan jumlah yang telah disesuaikan dengan kebutuhan seorang ibu hamil. Berbagai vitamin dan mineral yang dimaksud antara lain terdiri dari asam folat, besi, seng, iodin, vitamin D, kalsium, dan vitamin A. 2. Jaga berat badan Seorang wanita hamil hanya membutuhkan ekstra 300 kalori tiap harinya untuk mendukung pertumbuhan bayinya. Dimana jumlah tersebut setara dengan kandungan dari satu penyajian yoghurt atau sepotong buah. Jadi tidak perlu makan berlebihan yang hanya akan mengakibatkan pertambahan berat di luar kendali. 3. Konsumsi variasi makanan yang bernutrisi Agar lebih mudah, gunakan piramida makanan sebagai panduan menentukan variasi menu harian. Pastikan menu yang dikonsumsi bisa mencukupi semua kebutuhan nutrisi yang meliputi karbohidrat, serat, protein, vitamin, mineral, dan kalsium. 4. Batasi asupan lemak Jumlah asupan lemak seharusnya tidak melebihi 30% dari total asupan harian. Jadi, sebaiknya gunakanlah selalu mempergunakan produk dengan kadar lemak rendah. 5. Perbanyak minum Usahakan untuk selalu mengikuti anjuran minum, terutama air putih, sebanyak 6 hingga 8 gelas per hari. Hal tersebut bisa membantu kelancaran pembuangan residu yang tidak diperlukan tubuh, melalui kulit, ginjal, dan feses. Apalagi selama hamil, ibu melakukan pembersihan ganda, yaitu untuk diri sendiri dan si kecil. Selain itu, sebaiknya batasi konsumsi produk minuman atau makanan yang mengandung kafein. Mudah-mudahan apa yang disampaikan di atas dapat membantu mengurangi kekhawatiran ibu dan calon ibu yang sedang menanti kelahiran buah hatinya. Selamat makan, Bunda.!
Mengenai Saya
- karmila.blogspot
- silahkan kunjungi http://www.galesus.com/index.php?id=sukari baik, jujur, perhatian sama keluarga istri n teman-teman
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 27 Januari 2009
Bahan Makanan Yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil
Bahan Makanan Yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil
Kafein Bila dikonsumsi saat hamil, kafein bisa menyusup dalam darah janin dan menyebabkan keguguran atau mengakibatkan kelahiran dengan berat yang tidak mencukupi (low birth weight). Sementara itu, bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan saat menyusui, maka akan mempengaruhi kandungan ASI yang diberikan pada si kecil. Oleh karena itu, dianjurkan unuk mengurangi asupan kafein (tidak melebihi 300 mg per hari). Usahakan untuk mengkonsumsi produk makanan dan minuman yang memiliki kadar kafein lebih ringan (decaffeinated). Batasi pula asupan coklat, karena pada umumnya 1 batang coklat pekat (dark chocolate) mengandung 500 mg kafein. Teh herbal Teh asli hasil racikan kulit jeruk, jahe, lemon, daun bunga mawar, merupakan beberapa contoh yang dianggap sehat dan aman untuk dikonsumsi. Tetapi untuk ibu hamil dan menyusui, dianjurkan tidak mengkonsumsinya lebih dari 2-3 cangkir sehari. Untuk sementara, hentikan konsumsi teh herbal yang dibuat dari racikan chamomile atau bahan lain karena membahayakan kesehatan diri sendiri dan buah hati. Alkohol Berbahaya apabila dikonsumsi saat hamil karena dapat mempengaruhi janin dan menimbulkan sindrom dan efek yang dikenal dengan nama fetal alcohol syndrome (FAS) dan fetal alcohol effects (FAE). Jauhkan diri dari alkohol bila Anda sedang hamil atau bahkan merencanakan untuk hamil. Pemanis buatan Terdapat beberapa kontroversi yang mengemukakan tentang keamanan mengkonsumsi pemanis buatan seperti aspartam dan acesulfam potassium. Keduanya sering ditambahkan pada beberapa produk yang kerap kita konsumsi, seperti misalnya minuman bersoda (soft drink), yoghurt, permen karet, permen. Selama masa kehamilan, sebaiknya hindari semua produk yang mengandung pemanis buatan, cermati setiap label produk yang akan dikonsumsi. Hindari juga penggunaan sakarin dan siklamat. Sucralose (splenda) merupakan pemanis rendah kalori yang diekstrak dari molekul gula dan dianggap lebih aman untuk dikonsumsi. Ikan dan makanan laut (sea food) Beberapa jenis ikan dianggap memiliki kandungan merkuri yang tinggi, hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan sistem syaraf buah hati tersayang. Ikan yang dimaksud biasanya memiliki banyak kandungan lemak dan jangka hidup yang lebih panjang, seperti misalnya ikan pedang (swordfish), marlin, mackerel, tuna, dan ikan hiu. Batasi konsumsi ikan-ikan tersebut, usahakan untuk tidak lebih dari satu kali setiap bulannya. Selain itu, ada juga beberapa jenis ikan yang dianggap mengandung polutan industri yang dikenal dengan nama polychlorinated biphenyls (PCBs), yang dianggap membahayakan bila dikonsumsi saat hamil, karena dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan otak si kecil, menurunkan konsentrasi, daya ingat, dan IQ. Beberapa contoh ikan yang dimaksud yaitu salmon, trout, pike, blue fish, dan stripped bass. Perhatian: Untuk mencegah keracunan makanan dan penyebaran virus serta bakteri yang mungkin terkandung pada setiap bahan yang akan dikonsumsi, maka ibu hamil dan menyusui dianjurkan untuk selalu memilih makanan yang telah dimasak hingga matang dan mencuci bersih setiap buah dan sayuran yang akan dimakan.
Kafein Bila dikonsumsi saat hamil, kafein bisa menyusup dalam darah janin dan menyebabkan keguguran atau mengakibatkan kelahiran dengan berat yang tidak mencukupi (low birth weight). Sementara itu, bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan saat menyusui, maka akan mempengaruhi kandungan ASI yang diberikan pada si kecil. Oleh karena itu, dianjurkan unuk mengurangi asupan kafein (tidak melebihi 300 mg per hari). Usahakan untuk mengkonsumsi produk makanan dan minuman yang memiliki kadar kafein lebih ringan (decaffeinated). Batasi pula asupan coklat, karena pada umumnya 1 batang coklat pekat (dark chocolate) mengandung 500 mg kafein. Teh herbal Teh asli hasil racikan kulit jeruk, jahe, lemon, daun bunga mawar, merupakan beberapa contoh yang dianggap sehat dan aman untuk dikonsumsi. Tetapi untuk ibu hamil dan menyusui, dianjurkan tidak mengkonsumsinya lebih dari 2-3 cangkir sehari. Untuk sementara, hentikan konsumsi teh herbal yang dibuat dari racikan chamomile atau bahan lain karena membahayakan kesehatan diri sendiri dan buah hati. Alkohol Berbahaya apabila dikonsumsi saat hamil karena dapat mempengaruhi janin dan menimbulkan sindrom dan efek yang dikenal dengan nama fetal alcohol syndrome (FAS) dan fetal alcohol effects (FAE). Jauhkan diri dari alkohol bila Anda sedang hamil atau bahkan merencanakan untuk hamil. Pemanis buatan Terdapat beberapa kontroversi yang mengemukakan tentang keamanan mengkonsumsi pemanis buatan seperti aspartam dan acesulfam potassium. Keduanya sering ditambahkan pada beberapa produk yang kerap kita konsumsi, seperti misalnya minuman bersoda (soft drink), yoghurt, permen karet, permen. Selama masa kehamilan, sebaiknya hindari semua produk yang mengandung pemanis buatan, cermati setiap label produk yang akan dikonsumsi. Hindari juga penggunaan sakarin dan siklamat. Sucralose (splenda) merupakan pemanis rendah kalori yang diekstrak dari molekul gula dan dianggap lebih aman untuk dikonsumsi. Ikan dan makanan laut (sea food) Beberapa jenis ikan dianggap memiliki kandungan merkuri yang tinggi, hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan sistem syaraf buah hati tersayang. Ikan yang dimaksud biasanya memiliki banyak kandungan lemak dan jangka hidup yang lebih panjang, seperti misalnya ikan pedang (swordfish), marlin, mackerel, tuna, dan ikan hiu. Batasi konsumsi ikan-ikan tersebut, usahakan untuk tidak lebih dari satu kali setiap bulannya. Selain itu, ada juga beberapa jenis ikan yang dianggap mengandung polutan industri yang dikenal dengan nama polychlorinated biphenyls (PCBs), yang dianggap membahayakan bila dikonsumsi saat hamil, karena dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan otak si kecil, menurunkan konsentrasi, daya ingat, dan IQ. Beberapa contoh ikan yang dimaksud yaitu salmon, trout, pike, blue fish, dan stripped bass. Perhatian: Untuk mencegah keracunan makanan dan penyebaran virus serta bakteri yang mungkin terkandung pada setiap bahan yang akan dikonsumsi, maka ibu hamil dan menyusui dianjurkan untuk selalu memilih makanan yang telah dimasak hingga matang dan mencuci bersih setiap buah dan sayuran yang akan dimakan.
Bahan Makanan Yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil
Bahan Makanan Yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil
Kafein Bila dikonsumsi saat hamil, kafein bisa menyusup dalam darah janin dan menyebabkan keguguran atau mengakibatkan kelahiran dengan berat yang tidak mencukupi (low birth weight). Sementara itu, bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan saat menyusui, maka akan mempengaruhi kandungan ASI yang diberikan pada si kecil. Oleh karena itu, dianjurkan unuk mengurangi asupan kafein (tidak melebihi 300 mg per hari). Usahakan untuk mengkonsumsi produk makanan dan minuman yang memiliki kadar kafein lebih ringan (decaffeinated). Batasi pula asupan coklat, karena pada umumnya 1 batang coklat pekat (dark chocolate) mengandung 500 mg kafein. Teh herbal Teh asli hasil racikan kulit jeruk, jahe, lemon, daun bunga mawar, merupakan beberapa contoh yang dianggap sehat dan aman untuk dikonsumsi. Tetapi untuk ibu hamil dan menyusui, dianjurkan tidak mengkonsumsinya lebih dari 2-3 cangkir sehari. Untuk sementara, hentikan konsumsi teh herbal yang dibuat dari racikan chamomile atau bahan lain karena membahayakan kesehatan diri sendiri dan buah hati. Alkohol Berbahaya apabila dikonsumsi saat hamil karena dapat mempengaruhi janin dan menimbulkan sindrom dan efek yang dikenal dengan nama fetal alcohol syndrome (FAS) dan fetal alcohol effects (FAE). Jauhkan diri dari alkohol bila Anda sedang hamil atau bahkan merencanakan untuk hamil. Pemanis buatan Terdapat beberapa kontroversi yang mengemukakan tentang keamanan mengkonsumsi pemanis buatan seperti aspartam dan acesulfam potassium. Keduanya sering ditambahkan pada beberapa produk yang kerap kita konsumsi, seperti misalnya minuman bersoda (soft drink), yoghurt, permen karet, permen. Selama masa kehamilan, sebaiknya hindari semua produk yang mengandung pemanis buatan, cermati setiap label produk yang akan dikonsumsi. Hindari juga penggunaan sakarin dan siklamat. Sucralose (splenda) merupakan pemanis rendah kalori yang diekstrak dari molekul gula dan dianggap lebih aman untuk dikonsumsi. Ikan dan makanan laut (sea food) Beberapa jenis ikan dianggap memiliki kandungan merkuri yang tinggi, hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan sistem syaraf buah hati tersayang. Ikan yang dimaksud biasanya memiliki banyak kandungan lemak dan jangka hidup yang lebih panjang, seperti misalnya ikan pedang (swordfish), marlin, mackerel, tuna, dan ikan hiu. Batasi konsumsi ikan-ikan tersebut, usahakan untuk tidak lebih dari satu kali setiap bulannya. Selain itu, ada juga beberapa jenis ikan yang dianggap mengandung polutan industri yang dikenal dengan nama polychlorinated biphenyls (PCBs), yang dianggap membahayakan bila dikonsumsi saat hamil, karena dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan otak si kecil, menurunkan konsentrasi, daya ingat, dan IQ. Beberapa contoh ikan yang dimaksud yaitu salmon, trout, pike, blue fish, dan stripped bass. Perhatian: Untuk mencegah keracunan makanan dan penyebaran virus serta bakteri yang mungkin terkandung pada setiap bahan yang akan dikonsumsi, maka ibu hamil dan menyusui dianjurkan untuk selalu memilih makanan yang telah dimasak hingga matang dan mencuci bersih setiap buah dan sayuran yang akan dimakan.
Kafein Bila dikonsumsi saat hamil, kafein bisa menyusup dalam darah janin dan menyebabkan keguguran atau mengakibatkan kelahiran dengan berat yang tidak mencukupi (low birth weight). Sementara itu, bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan saat menyusui, maka akan mempengaruhi kandungan ASI yang diberikan pada si kecil. Oleh karena itu, dianjurkan unuk mengurangi asupan kafein (tidak melebihi 300 mg per hari). Usahakan untuk mengkonsumsi produk makanan dan minuman yang memiliki kadar kafein lebih ringan (decaffeinated). Batasi pula asupan coklat, karena pada umumnya 1 batang coklat pekat (dark chocolate) mengandung 500 mg kafein. Teh herbal Teh asli hasil racikan kulit jeruk, jahe, lemon, daun bunga mawar, merupakan beberapa contoh yang dianggap sehat dan aman untuk dikonsumsi. Tetapi untuk ibu hamil dan menyusui, dianjurkan tidak mengkonsumsinya lebih dari 2-3 cangkir sehari. Untuk sementara, hentikan konsumsi teh herbal yang dibuat dari racikan chamomile atau bahan lain karena membahayakan kesehatan diri sendiri dan buah hati. Alkohol Berbahaya apabila dikonsumsi saat hamil karena dapat mempengaruhi janin dan menimbulkan sindrom dan efek yang dikenal dengan nama fetal alcohol syndrome (FAS) dan fetal alcohol effects (FAE). Jauhkan diri dari alkohol bila Anda sedang hamil atau bahkan merencanakan untuk hamil. Pemanis buatan Terdapat beberapa kontroversi yang mengemukakan tentang keamanan mengkonsumsi pemanis buatan seperti aspartam dan acesulfam potassium. Keduanya sering ditambahkan pada beberapa produk yang kerap kita konsumsi, seperti misalnya minuman bersoda (soft drink), yoghurt, permen karet, permen. Selama masa kehamilan, sebaiknya hindari semua produk yang mengandung pemanis buatan, cermati setiap label produk yang akan dikonsumsi. Hindari juga penggunaan sakarin dan siklamat. Sucralose (splenda) merupakan pemanis rendah kalori yang diekstrak dari molekul gula dan dianggap lebih aman untuk dikonsumsi. Ikan dan makanan laut (sea food) Beberapa jenis ikan dianggap memiliki kandungan merkuri yang tinggi, hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan sistem syaraf buah hati tersayang. Ikan yang dimaksud biasanya memiliki banyak kandungan lemak dan jangka hidup yang lebih panjang, seperti misalnya ikan pedang (swordfish), marlin, mackerel, tuna, dan ikan hiu. Batasi konsumsi ikan-ikan tersebut, usahakan untuk tidak lebih dari satu kali setiap bulannya. Selain itu, ada juga beberapa jenis ikan yang dianggap mengandung polutan industri yang dikenal dengan nama polychlorinated biphenyls (PCBs), yang dianggap membahayakan bila dikonsumsi saat hamil, karena dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan otak si kecil, menurunkan konsentrasi, daya ingat, dan IQ. Beberapa contoh ikan yang dimaksud yaitu salmon, trout, pike, blue fish, dan stripped bass. Perhatian: Untuk mencegah keracunan makanan dan penyebaran virus serta bakteri yang mungkin terkandung pada setiap bahan yang akan dikonsumsi, maka ibu hamil dan menyusui dianjurkan untuk selalu memilih makanan yang telah dimasak hingga matang dan mencuci bersih setiap buah dan sayuran yang akan dimakan.
Bahan Makanan Pereda Keluhan Saat Hamil
Bahan Makanan Pereda Keluhan Saat Hamil
Saat sedang mengandung, seorang wanita kerap mengeluh karena mengalami beberapa gangguan kesehatan, seperti misalnya rasa mual yang sering muncul di pagi hari, diare, atau bahkan kesulitan buang air besar. Seringkali selera makan turut serta menyurut seiring dengan munculnya keluhan-keluhan tersebut. Ada pula ibu hamil yang merasa kehilangan selera makannya, padahal...asupan nutrisi selama hamil sangat menentukan kesehatan ibu dan janin, lho. Oleh karena itu, berikut ini kami coba berikan beberapa contoh keluhan yang sering dirasakan oleh wanita hamil beserta resep praktis untuk mengatasinya: - Munculnya rasa mual pada pagi hari Cobalah untuk makan biskuit (crackers), sereal, atau pretzel sebelum tidur. Usahakan untuk mengurangi porsi makanan, tetapi menambah frekuensi makannya. Hindari makanan berlemak, termasuk gorengan. - Kesulitan buang air besar Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. Ditambah lagi, usahakan untuk selalu mengikuti anjuran minum air sebanyak 6 hingga 8 gelas per hari. - Diare Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung pektin dan gum, kedua jenis serat ini dipercaya mampu menyerap kelebihan air. Contoh makanan yang mengandung kedua serat tersebut, antara lain: saus apel, pisang, nasi putih, oatmeal, roti gandum, dan selai kacang. - Jantung berdebar Makanlah dalam porsi kecil dengan frekuensi yang lebih sering. Usahakan untuk minum susu sebelum makan dan batasi asupan makanan serta minuman yang mengandung kafein. Jangan menuruti selera makan yang menurun, apalagi sampai tidak makan. Hal tersebut bisa menghambat pertumbuhan janin di dalam rahim. Bukankah semua Bunda pasti menginginkan buah hatinya tumbuh dan berkembang sehat...? Jadi... silahkan mencoba! Mudah-mudahan bermanfaat ya, Bunda...
Saat sedang mengandung, seorang wanita kerap mengeluh karena mengalami beberapa gangguan kesehatan, seperti misalnya rasa mual yang sering muncul di pagi hari, diare, atau bahkan kesulitan buang air besar. Seringkali selera makan turut serta menyurut seiring dengan munculnya keluhan-keluhan tersebut. Ada pula ibu hamil yang merasa kehilangan selera makannya, padahal...asupan nutrisi selama hamil sangat menentukan kesehatan ibu dan janin, lho. Oleh karena itu, berikut ini kami coba berikan beberapa contoh keluhan yang sering dirasakan oleh wanita hamil beserta resep praktis untuk mengatasinya: - Munculnya rasa mual pada pagi hari Cobalah untuk makan biskuit (crackers), sereal, atau pretzel sebelum tidur. Usahakan untuk mengurangi porsi makanan, tetapi menambah frekuensi makannya. Hindari makanan berlemak, termasuk gorengan. - Kesulitan buang air besar Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. Ditambah lagi, usahakan untuk selalu mengikuti anjuran minum air sebanyak 6 hingga 8 gelas per hari. - Diare Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung pektin dan gum, kedua jenis serat ini dipercaya mampu menyerap kelebihan air. Contoh makanan yang mengandung kedua serat tersebut, antara lain: saus apel, pisang, nasi putih, oatmeal, roti gandum, dan selai kacang. - Jantung berdebar Makanlah dalam porsi kecil dengan frekuensi yang lebih sering. Usahakan untuk minum susu sebelum makan dan batasi asupan makanan serta minuman yang mengandung kafein. Jangan menuruti selera makan yang menurun, apalagi sampai tidak makan. Hal tersebut bisa menghambat pertumbuhan janin di dalam rahim. Bukankah semua Bunda pasti menginginkan buah hatinya tumbuh dan berkembang sehat...? Jadi... silahkan mencoba! Mudah-mudahan bermanfaat ya, Bunda...
Panduan Porsi Makan Ibu Hamil
Panduan Porsi Makan Ibu Hamil
Makanan terbaik bagi ibu hamil adalah makanan yang dapat memenuhi kebutuhan pokok nutrisinya, termasuk untuk perkembangan janin yang berada dalam kandungan. Tetapi tentunya pengaturan porsi pemberian makanan tersebut harus diatur sebaik mungkin guna menghindari pertambahan berat badan yang terlalu berlebihan. Untuk itu, berikut ini kami berikan panduan takaran penyajian makanan harian yang mengandung nutrisi pokok yang diperlukan ibu hamil. 1. Susu dan produk olahannya : 4 kali penyajian sehari Susu merupakan sumber utama kalsium, yang bermanfaat dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi serta tulang yang sehat dan kuat. Selain kalsium, susu juga merupakan sumber pemenuhan kebutuhan protein, vitamin, dan mineral yang lain. Karena itu, susu menjadi salah satu menu wajib bagi ibu hamil. Bila Anda termasuk salah satu orang yang kurang suka mengkonsumsi susu, maka anda bebas berkreasi, menciptakan berbagai masakan sesuai selera dengan menambahkan susu ke dalamnya. Beberapa produk berbahan dasar susu yang memiliki kandungan nutrisi yang sama yang sama dengan total penyajian harian yang dianjurkan, yaitu: 100 gr keju cheddar (keju balok) 1 1/3 cangkir es krim 1/3 cangkir susu bubuk 1 cangkir pudding berbahan dasar susu 1 cangkir keju cottage 1 cangkir sup krim berbahan dasar susu 1 cangkir yoghurt tanpa rasa 1 cangkir susu skim NB: Saat usia kehamilan mulai memasuki 3 bulan terakhir, merupakan saat paling optimal dimana seorang ibu hamil menyerap kalsium lebih banyak untuk sang buah hati tersayang yang masih berada di dalam kandungan. 2. Daging merah dan penggantinya : 2 kali penyajian sehari (total ≥ 600 gr) Daging adalah sumber protein yang juga memiliki kontribusi penting dalam penyediaan vitamin dan mineral. Protein tersebut dibutuhkan untuk menunjang proses tumbuh kembang si kecil. Tidak hanya itu, protein juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan membantu proses pembentukan sel-sel tubuh, termasuk sel darah merah, bagi ibu dan si kecil. Beberapa makanan pengganti yang memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan total penyajian harian yang dianjurkan, yaitu: 1 cangkir keju cottage 100 gr keju 1 cangkir ikan tuna 1 cangkir kacang tanah yang cincang kasar 1 paha ayam 1 hot dog 2 potong filet ikan 100 gr sosis 2 sdm selai kacang 1 cangkir kacang-kacangan yang dipanggang 1 butir telur 100 gr daging buatan (khusus untuk vegetarian) 1 cangkir tofu 3. Sayur mayur dan buah-buahan? ≥ 4 kali penyajian sehari Berbagai macam sayur dan buah bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pendukung proses pemeliharaan dan regenerasi sel tubuh yang berguna untuk menjamin kelancaran kinerja fungsi tubuh. Dikarenakan kandungan serat dan selulosa yang tinggi, maka buah dan sayuran sangat baik untuk membantu proses pencernaan. 4. Roti dan makanan berbahan dasar tepung ? ≥ 4 kali penyajian sehari Selain sebagai sumber utama penghasil energi, makanan-makanan tersebut merupakan sumber vitamin B yang penting untuk menjaga kesehatan jaringan kulit dan sistem syaraf. Usahakan untuk selalu makan produk berbahan dasar tepung yang juga dilengkapi serat, misalnya roti gandum, havermut (oatmeal), dan berbagai produk serealia. Selamat makan, Bunda.!
Makanan terbaik bagi ibu hamil adalah makanan yang dapat memenuhi kebutuhan pokok nutrisinya, termasuk untuk perkembangan janin yang berada dalam kandungan. Tetapi tentunya pengaturan porsi pemberian makanan tersebut harus diatur sebaik mungkin guna menghindari pertambahan berat badan yang terlalu berlebihan. Untuk itu, berikut ini kami berikan panduan takaran penyajian makanan harian yang mengandung nutrisi pokok yang diperlukan ibu hamil. 1. Susu dan produk olahannya : 4 kali penyajian sehari Susu merupakan sumber utama kalsium, yang bermanfaat dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi serta tulang yang sehat dan kuat. Selain kalsium, susu juga merupakan sumber pemenuhan kebutuhan protein, vitamin, dan mineral yang lain. Karena itu, susu menjadi salah satu menu wajib bagi ibu hamil. Bila Anda termasuk salah satu orang yang kurang suka mengkonsumsi susu, maka anda bebas berkreasi, menciptakan berbagai masakan sesuai selera dengan menambahkan susu ke dalamnya. Beberapa produk berbahan dasar susu yang memiliki kandungan nutrisi yang sama yang sama dengan total penyajian harian yang dianjurkan, yaitu: 100 gr keju cheddar (keju balok) 1 1/3 cangkir es krim 1/3 cangkir susu bubuk 1 cangkir pudding berbahan dasar susu 1 cangkir keju cottage 1 cangkir sup krim berbahan dasar susu 1 cangkir yoghurt tanpa rasa 1 cangkir susu skim NB: Saat usia kehamilan mulai memasuki 3 bulan terakhir, merupakan saat paling optimal dimana seorang ibu hamil menyerap kalsium lebih banyak untuk sang buah hati tersayang yang masih berada di dalam kandungan. 2. Daging merah dan penggantinya : 2 kali penyajian sehari (total ≥ 600 gr) Daging adalah sumber protein yang juga memiliki kontribusi penting dalam penyediaan vitamin dan mineral. Protein tersebut dibutuhkan untuk menunjang proses tumbuh kembang si kecil. Tidak hanya itu, protein juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan membantu proses pembentukan sel-sel tubuh, termasuk sel darah merah, bagi ibu dan si kecil. Beberapa makanan pengganti yang memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan total penyajian harian yang dianjurkan, yaitu: 1 cangkir keju cottage 100 gr keju 1 cangkir ikan tuna 1 cangkir kacang tanah yang cincang kasar 1 paha ayam 1 hot dog 2 potong filet ikan 100 gr sosis 2 sdm selai kacang 1 cangkir kacang-kacangan yang dipanggang 1 butir telur 100 gr daging buatan (khusus untuk vegetarian) 1 cangkir tofu 3. Sayur mayur dan buah-buahan? ≥ 4 kali penyajian sehari Berbagai macam sayur dan buah bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pendukung proses pemeliharaan dan regenerasi sel tubuh yang berguna untuk menjamin kelancaran kinerja fungsi tubuh. Dikarenakan kandungan serat dan selulosa yang tinggi, maka buah dan sayuran sangat baik untuk membantu proses pencernaan. 4. Roti dan makanan berbahan dasar tepung ? ≥ 4 kali penyajian sehari Selain sebagai sumber utama penghasil energi, makanan-makanan tersebut merupakan sumber vitamin B yang penting untuk menjaga kesehatan jaringan kulit dan sistem syaraf. Usahakan untuk selalu makan produk berbahan dasar tepung yang juga dilengkapi serat, misalnya roti gandum, havermut (oatmeal), dan berbagai produk serealia. Selamat makan, Bunda.!
Kiat Mendapatkan Bayi Laki-Laki Atau Perempuan
Kiat Mendapatkan Bayi Laki-Laki Atau Perempuan
Menurut dr UF Bagazi, SpOG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Brawijaya Women and Children Hospital (BWCH), sebenarnya kelamin janin sudah terbentuk pada minggu ke-3 atau hari ke 21 setelah masa konsepsi. Kemudian, alat kelamin janin akan terus berkembang, dan umumnya pada minggu ke-21 kelamin sudah sempurna, ujarnya. Namun, menurut dr Bagazi, akurasi USG dalam memperlihatkan jenis kelamin bayi akan lebih optimal pada saat menginjak usia kehamilan 28 minggu atau sekitar 7 bulan. Mungkin, karena itulah ada mitos yang menyebutkan pantang bagi wanita hamil untuk membeli pernak-pernik bayi sebelum usia 7 bulan. Menurut dr. Bagazi juga, sebenarnya tidak ada faktor-faktor yang secara langsung dapat mempengaruhi jenis kelamin janin. Meski demikian, ada sejumlah kiat yang dapat diusahakan pasangan yang menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu, seperti : 1. Sistem kalender Menentukan masa subur dengan menggunakan sistem kalender ada dua cara yaitu : 1. Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang. 2. Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama tama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 8, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut. Misal : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 - 11 = 20, dan 26 - 8 = 18, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 18 sampai hari ke 20. 2. Metode lendir serviks Dalam metode ini dinilai sifat dari lendir atau cairan yang dihasilkan oleh leher rahim atau serviks. Saat ovulasi atau masa subur, lendir serviks akan bertambah jumlahnya dengan warna yang jernih dan elastis. Saat ini wanita akan merasakan basah pada saluran kelaminya. Untuk memeriksa elastisitas cairan serviks bisa dilakukan dengan cara memasukan jari telunjuk ke vagina sampai menyentuh serviks, lalu setelah jari terisi cairan serviks itu dikeluarkan dari vagina, dengan bantuan ibu jari, cairan itu ditarik sedemikian rupa (pelan-pelan) sampai putus. Bila terputus kurang dari 10 cm maka si wanita bukan dalam masa subur, bila sampai kira kira 10 cm maka si wanita sedang dalam masa subur. 3. Intervensi/inseminasi Memilih menggunakan cara ini, berarti Anda akan membutuhkan bantuan dokter. Istilah yang cukup populer dalam merencanakan jenis kelamin dengan intervensi adalah inseminasi. Dokter akan mengambil komponen sperma suami. Bila ingin anak laki-laki, maka komponen sperma yang diambil adalah yang kemungkinan akan menjadi anak laki laki. Kemudian, sperma yang telah dipilih itu disuntikkan ke dalam rahim istri, begitupun sebaliknya bila menginginkan bayi perempuan. Meskipun pada banyak kasus cara ini cukup berhasil, tetap saja kegagalan dapat terjadi. 4. Bayi tabung Anda dapat menggunakan sistem Pre-implantation Genetic Diagnostic (PGD). Cara ini cenderung lebih aman, karena dapat melakukan diagnostik mengenai faktor-faktor kemungkinan adanya kelainan pada janin dan bagi ibu yang berisiko. Setelah itu, barulah dilakukan screening. Selain dapat lebih memastikan jenis kelamin janin, juga dapat memungkinkan terhindar dari berbagai kelainan. Di Indonesia, program bayi tabung dilakukan menggunakan sperma suami, dan melalui rahim istri. Sehingga, bayi yang akan dilahirkan benar-benar anak kandung dari pasangan yang bersangkutan. Program bayi tabung dapat diikuti oleh siapapun, terutama bagi pasangan yang kesulitan memiliki anak. Seperti kita ketahui, setiap kali ejakulasi, laki-laki normal mengeluarkan sperma 2 sampai 5 semprotan. Dalam durasi tersebut, sperma yang dihasilkan sekitar 2 sampai 5 cc. Sperma yang normal tiap cc mengandung 60 – 200 juta spermatozoa. Jadi setiap seorang laki-laki mengalami ejakulasi, 120 sampai 1 milyar sperma telah dikeluarkan dari tubuhnya. Adapun sperma itu sendiri mempunyai dua gen yaitu, Androsperma yang juga disebut gen Y dan Gynosperma yang bisa kita sebut sebagai gen X. Gen Y adalah gen yang memungkinkan kita seorang ibu mengandung anak perempuan, sedangkan gen X adalah sebaliknya. Jika suami dan istri sama-sama dominan gen X nya maka kemungkinan besar, keduanya akan mempunyai anak perempuan. Tapi jika sang ayah dominan gen Y dan sang ibu gen X maka kemungkinan besar anak yang dilahirkan adalah laki-laki. Ciri-ciri spermatozoa: Androsperma, membawa gen Y: - Bergerak lebih lambat. - Lebih mampu bertahan hidup lebih lama (berumur rata-rata kira-kira 2 sampai 3 hari). - Lebih tahan dalam ‘suasana’ asam. - Tidak tahan dalam ‘suasana’ basa. - Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih ringan. Gynosperma, membawa gen X: - Bergerak lebih gesit. - Hidup lebih singkat (berumur rata-rata kira-kira hanya 1 hari saja) - Tidak tahan dalam ‘suasana’ asam. - Lebih tahan dalam ‘suasana’ basa. - Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih berat. Tabel dibawah ini juga akan membantu untuk memprediksi jenis kelamin dari anak yang akan dilahirkan. Akurasi dari tabel dibawah telah dibuktikan oleh ribuan orang dan hal ini dipercaya sebagai 99% kebenarannya. Tabel ini diambil dari Royal Tomb dekat Peking, China. Original copy tersimpan di Institute of Science of Peking . UMUR ISTRI (TAHUN) 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45
Keterangan : P = Perempuan L = Laki-laki Penjelasan : Anda dapat memilih musim atau bulan yang Anda inginkan untuk mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan dengan berpedoman pada tabel di atas. Usia istri dari umur 18 sampai 45 tahun pada baris atas dari tabel, sedangkan kolom kiri dari tabel menunjukkan bulan pembuahan dari anak yang diinginkan. Dengan berpedoman pada tabel di atas Anda akan dapat memilih waktu kapan harus berhubungan menurut jenis kelamin anak yang diinginkan. Jadi Anda dapat merencanakan untuk mempunyai anak laki-laki ataupun perempuan. Contoh singkat : Jika istri berusia 27th dan bayinya dibuat pada bulan Januari, berdasarkan tabel di atas, bayi yang akan dilahirkan adalah perempuan. Tabel di atas didasarkan pada bulan proses pembuahan bayi, bukan kelahiran dari bayi. Keterangan : Ahli - ahli genetika China telah meneliti dan menyajikan kembali tabel ini setelah terkubur lama di Royal Tomb selama 700 tahun yang lalu. Tentu saja pilihan-pilihan di atas ditujukan bagi pasangan yang tidak mempunyai masalah dengan sistem reproduksinya. Dan satu hal yang tidak boleh dilupakan, manusia boleh berusaha, tapi Tuhan juga yang menentukan. Sumber: Berbagai sumber
Menurut dr UF Bagazi, SpOG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Brawijaya Women and Children Hospital (BWCH), sebenarnya kelamin janin sudah terbentuk pada minggu ke-3 atau hari ke 21 setelah masa konsepsi. Kemudian, alat kelamin janin akan terus berkembang, dan umumnya pada minggu ke-21 kelamin sudah sempurna, ujarnya. Namun, menurut dr Bagazi, akurasi USG dalam memperlihatkan jenis kelamin bayi akan lebih optimal pada saat menginjak usia kehamilan 28 minggu atau sekitar 7 bulan. Mungkin, karena itulah ada mitos yang menyebutkan pantang bagi wanita hamil untuk membeli pernak-pernik bayi sebelum usia 7 bulan. Menurut dr. Bagazi juga, sebenarnya tidak ada faktor-faktor yang secara langsung dapat mempengaruhi jenis kelamin janin. Meski demikian, ada sejumlah kiat yang dapat diusahakan pasangan yang menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu, seperti : 1. Sistem kalender Menentukan masa subur dengan menggunakan sistem kalender ada dua cara yaitu : 1. Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang. 2. Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama tama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 8, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut. Misal : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 - 11 = 20, dan 26 - 8 = 18, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 18 sampai hari ke 20. 2. Metode lendir serviks Dalam metode ini dinilai sifat dari lendir atau cairan yang dihasilkan oleh leher rahim atau serviks. Saat ovulasi atau masa subur, lendir serviks akan bertambah jumlahnya dengan warna yang jernih dan elastis. Saat ini wanita akan merasakan basah pada saluran kelaminya. Untuk memeriksa elastisitas cairan serviks bisa dilakukan dengan cara memasukan jari telunjuk ke vagina sampai menyentuh serviks, lalu setelah jari terisi cairan serviks itu dikeluarkan dari vagina, dengan bantuan ibu jari, cairan itu ditarik sedemikian rupa (pelan-pelan) sampai putus. Bila terputus kurang dari 10 cm maka si wanita bukan dalam masa subur, bila sampai kira kira 10 cm maka si wanita sedang dalam masa subur. 3. Intervensi/inseminasi Memilih menggunakan cara ini, berarti Anda akan membutuhkan bantuan dokter. Istilah yang cukup populer dalam merencanakan jenis kelamin dengan intervensi adalah inseminasi. Dokter akan mengambil komponen sperma suami. Bila ingin anak laki-laki, maka komponen sperma yang diambil adalah yang kemungkinan akan menjadi anak laki laki. Kemudian, sperma yang telah dipilih itu disuntikkan ke dalam rahim istri, begitupun sebaliknya bila menginginkan bayi perempuan. Meskipun pada banyak kasus cara ini cukup berhasil, tetap saja kegagalan dapat terjadi. 4. Bayi tabung Anda dapat menggunakan sistem Pre-implantation Genetic Diagnostic (PGD). Cara ini cenderung lebih aman, karena dapat melakukan diagnostik mengenai faktor-faktor kemungkinan adanya kelainan pada janin dan bagi ibu yang berisiko. Setelah itu, barulah dilakukan screening. Selain dapat lebih memastikan jenis kelamin janin, juga dapat memungkinkan terhindar dari berbagai kelainan. Di Indonesia, program bayi tabung dilakukan menggunakan sperma suami, dan melalui rahim istri. Sehingga, bayi yang akan dilahirkan benar-benar anak kandung dari pasangan yang bersangkutan. Program bayi tabung dapat diikuti oleh siapapun, terutama bagi pasangan yang kesulitan memiliki anak. Seperti kita ketahui, setiap kali ejakulasi, laki-laki normal mengeluarkan sperma 2 sampai 5 semprotan. Dalam durasi tersebut, sperma yang dihasilkan sekitar 2 sampai 5 cc. Sperma yang normal tiap cc mengandung 60 – 200 juta spermatozoa. Jadi setiap seorang laki-laki mengalami ejakulasi, 120 sampai 1 milyar sperma telah dikeluarkan dari tubuhnya. Adapun sperma itu sendiri mempunyai dua gen yaitu, Androsperma yang juga disebut gen Y dan Gynosperma yang bisa kita sebut sebagai gen X. Gen Y adalah gen yang memungkinkan kita seorang ibu mengandung anak perempuan, sedangkan gen X adalah sebaliknya. Jika suami dan istri sama-sama dominan gen X nya maka kemungkinan besar, keduanya akan mempunyai anak perempuan. Tapi jika sang ayah dominan gen Y dan sang ibu gen X maka kemungkinan besar anak yang dilahirkan adalah laki-laki. Ciri-ciri spermatozoa: Androsperma, membawa gen Y: - Bergerak lebih lambat. - Lebih mampu bertahan hidup lebih lama (berumur rata-rata kira-kira 2 sampai 3 hari). - Lebih tahan dalam ‘suasana’ asam. - Tidak tahan dalam ‘suasana’ basa. - Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih ringan. Gynosperma, membawa gen X: - Bergerak lebih gesit. - Hidup lebih singkat (berumur rata-rata kira-kira hanya 1 hari saja) - Tidak tahan dalam ‘suasana’ asam. - Lebih tahan dalam ‘suasana’ basa. - Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih berat. Tabel dibawah ini juga akan membantu untuk memprediksi jenis kelamin dari anak yang akan dilahirkan. Akurasi dari tabel dibawah telah dibuktikan oleh ribuan orang dan hal ini dipercaya sebagai 99% kebenarannya. Tabel ini diambil dari Royal Tomb dekat Peking, China. Original copy tersimpan di Institute of Science of Peking . UMUR ISTRI (TAHUN) 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45
Keterangan : P = Perempuan L = Laki-laki Penjelasan : Anda dapat memilih musim atau bulan yang Anda inginkan untuk mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan dengan berpedoman pada tabel di atas. Usia istri dari umur 18 sampai 45 tahun pada baris atas dari tabel, sedangkan kolom kiri dari tabel menunjukkan bulan pembuahan dari anak yang diinginkan. Dengan berpedoman pada tabel di atas Anda akan dapat memilih waktu kapan harus berhubungan menurut jenis kelamin anak yang diinginkan. Jadi Anda dapat merencanakan untuk mempunyai anak laki-laki ataupun perempuan. Contoh singkat : Jika istri berusia 27th dan bayinya dibuat pada bulan Januari, berdasarkan tabel di atas, bayi yang akan dilahirkan adalah perempuan. Tabel di atas didasarkan pada bulan proses pembuahan bayi, bukan kelahiran dari bayi. Keterangan : Ahli - ahli genetika China telah meneliti dan menyajikan kembali tabel ini setelah terkubur lama di Royal Tomb selama 700 tahun yang lalu. Tentu saja pilihan-pilihan di atas ditujukan bagi pasangan yang tidak mempunyai masalah dengan sistem reproduksinya. Dan satu hal yang tidak boleh dilupakan, manusia boleh berusaha, tapi Tuhan juga yang menentukan. Sumber: Berbagai sumber
Perubahan-Perubahan Yang Terjadi Selama Kehamilan
Perubahan-Perubahan Yang Terjadi Selama Kehamilan
Selama hamil, ada begitu banyak perubahan pada tubuh Bunda, dan yang paling menonjol adalah perubahan keadaan emosi. Apa sebabnya? karena kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh berubah. Tak mengherankan bila mood Bunda selalu berubah-ubah.
Berikut ini beberapa hal yang akan Bunda alami selama masa kehamilan: Trimester Pertama : Masa Penuh Gejolak dan Emosi Yang akan Bunda alami : • Sering mual-mual dan muntah, terutama pada pagi hari, dan ini yang dinamakan morningsickness. • Menjadi cepat lelah dan mudah mengantuk. • Mungkin tiba-tiba menginginkan sesuatu yang “aneh-aneh”. Misalnya, ingin makan rujak pada jam 2 pagi. • Emosi Bunda akan cepat sekali berubah. Semula tampak gembira, namun dalam beberapa detik bisa mendadak menangis tersedu-sedu, merasa tertekan dan sedih, tanpa sebab yang jelas atau hanya karena masalah kecil. Perubahan fisik dan gangguannya : Selain perubahan emosi yang meledak-ledak saat kehamilan, ada sederet perubahan fisik yang terjadi pada tubuh Bunda serta gangguan yang mungkin timbul, diantaranya: • Metabolisme tubuh meningkat antara 10-25%. • Detak jantung dan pernapasan bertambah cepat. • Dinding rahim menebal. • Payudara menjadi lebih sensitif, terutama sekitar puting dan areola (lingkaran berwarna hitam yang mengelilingi puting susu). Trimester Kedua : Masa-Masa Bahagia Inilah saatnya Bunda merasakan nikmatnya masa-masa kehamilan. Karena, Bunda tidak terlalu merasa “tersiksa” dibanding trimester pertama. Dan, mulai merasakan gerakan janin yang bergerak-gerak di dalam perut. Yang akan Bunda alami : • Emosi cenderung lebih stabil dan keluhan morning sickness juga jauh berkurang. • Si kecil sudah mulai “beraksi”. • Bunda akan merasa bahagia dengan kehamilan ini sehingga lebih bersemangat melakukan latihan (olahraga ringan sesuai anjuran dokter) serta beraktivitas. • Bunda merasa cukup nyaman dengan keadaan yang sekarang, sehingga mulai timbul keinginan untuk menikmati hubungan seks. Perubahan fisik dan gangguannya : • Pertambahan berat badan makin nyata • Sering pegal-pegal • Sakit punggung • Lelah • Kejang otot kaki • Pinggang linu • Kaki kram • Kaki bengkak Trimester Ketiga : Takut dan Cemas Menghadapi hari-H Masa ini merupakan masa-masa penantian yang “melelahkan”. “Perjalanan” menuju persalinan tinggal hitungan hari saja. Yang akan Bunda alami : • Semakin dekat dengan hari-H, biasanya Bunda akan merasa semakin takut dan cemas. • Bunda akan merasa tidak percaya diri dengan penampilan karena perubahan pada bentuk fisik. • Sering mengeluh sakit, pegal, ngilu, dan berbagai rasa tidak nyaman pada tubuh. Terutama pada punggung dan panggul, karena bayi sudah semakin besar dan sudah mulai menyiapkan diri untuk lahir. • Mengeluh sulit tidur karena perut yang semakin membesar dan akan membuat Bunda merasa tidak nyaman ketika berbaring. Perubahan fisik dan gangguannya : • Bengkak pada kaki dan tangan • Sering sesak napas atau napasnya pendek akibat desakan janin yang kian membesar • Membesarnya pembuluh darah balik pada dubur (wasir atau ambeien) Tapi, perlu diingat bahwa proses kehamilan itu sendiri unik. Apa yang dialami oleh Bunda, tidak akan sama persis dengan apa yang dialami oleh sahabat, kakak perempuan, atau ibu Bunda ketika hamil. Kondisi tubuh setiap wanita berbeda-beda, sehingga reaksi dan perubahan tubuh pun lain. Apapun yang terjadi, bulatkan tekad Bunda agar selalu semangat dan menikmati masa-masa ini sampai hari kelahiran buah hati tercinta datang.
Sumber: Berbagai sumber
Selama hamil, ada begitu banyak perubahan pada tubuh Bunda, dan yang paling menonjol adalah perubahan keadaan emosi. Apa sebabnya? karena kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh berubah. Tak mengherankan bila mood Bunda selalu berubah-ubah.
Berikut ini beberapa hal yang akan Bunda alami selama masa kehamilan: Trimester Pertama : Masa Penuh Gejolak dan Emosi Yang akan Bunda alami : • Sering mual-mual dan muntah, terutama pada pagi hari, dan ini yang dinamakan morningsickness. • Menjadi cepat lelah dan mudah mengantuk. • Mungkin tiba-tiba menginginkan sesuatu yang “aneh-aneh”. Misalnya, ingin makan rujak pada jam 2 pagi. • Emosi Bunda akan cepat sekali berubah. Semula tampak gembira, namun dalam beberapa detik bisa mendadak menangis tersedu-sedu, merasa tertekan dan sedih, tanpa sebab yang jelas atau hanya karena masalah kecil. Perubahan fisik dan gangguannya : Selain perubahan emosi yang meledak-ledak saat kehamilan, ada sederet perubahan fisik yang terjadi pada tubuh Bunda serta gangguan yang mungkin timbul, diantaranya: • Metabolisme tubuh meningkat antara 10-25%. • Detak jantung dan pernapasan bertambah cepat. • Dinding rahim menebal. • Payudara menjadi lebih sensitif, terutama sekitar puting dan areola (lingkaran berwarna hitam yang mengelilingi puting susu). Trimester Kedua : Masa-Masa Bahagia Inilah saatnya Bunda merasakan nikmatnya masa-masa kehamilan. Karena, Bunda tidak terlalu merasa “tersiksa” dibanding trimester pertama. Dan, mulai merasakan gerakan janin yang bergerak-gerak di dalam perut. Yang akan Bunda alami : • Emosi cenderung lebih stabil dan keluhan morning sickness juga jauh berkurang. • Si kecil sudah mulai “beraksi”. • Bunda akan merasa bahagia dengan kehamilan ini sehingga lebih bersemangat melakukan latihan (olahraga ringan sesuai anjuran dokter) serta beraktivitas. • Bunda merasa cukup nyaman dengan keadaan yang sekarang, sehingga mulai timbul keinginan untuk menikmati hubungan seks. Perubahan fisik dan gangguannya : • Pertambahan berat badan makin nyata • Sering pegal-pegal • Sakit punggung • Lelah • Kejang otot kaki • Pinggang linu • Kaki kram • Kaki bengkak Trimester Ketiga : Takut dan Cemas Menghadapi hari-H Masa ini merupakan masa-masa penantian yang “melelahkan”. “Perjalanan” menuju persalinan tinggal hitungan hari saja. Yang akan Bunda alami : • Semakin dekat dengan hari-H, biasanya Bunda akan merasa semakin takut dan cemas. • Bunda akan merasa tidak percaya diri dengan penampilan karena perubahan pada bentuk fisik. • Sering mengeluh sakit, pegal, ngilu, dan berbagai rasa tidak nyaman pada tubuh. Terutama pada punggung dan panggul, karena bayi sudah semakin besar dan sudah mulai menyiapkan diri untuk lahir. • Mengeluh sulit tidur karena perut yang semakin membesar dan akan membuat Bunda merasa tidak nyaman ketika berbaring. Perubahan fisik dan gangguannya : • Bengkak pada kaki dan tangan • Sering sesak napas atau napasnya pendek akibat desakan janin yang kian membesar • Membesarnya pembuluh darah balik pada dubur (wasir atau ambeien) Tapi, perlu diingat bahwa proses kehamilan itu sendiri unik. Apa yang dialami oleh Bunda, tidak akan sama persis dengan apa yang dialami oleh sahabat, kakak perempuan, atau ibu Bunda ketika hamil. Kondisi tubuh setiap wanita berbeda-beda, sehingga reaksi dan perubahan tubuh pun lain. Apapun yang terjadi, bulatkan tekad Bunda agar selalu semangat dan menikmati masa-masa ini sampai hari kelahiran buah hati tercinta datang.
Sumber: Berbagai sumber
Keluhan-Keluhan Ringan Saat Hamil Dan Solusinya
Keluhan-Keluhan Ringan Saat Hamil Dan Solusinya
Saat hamil kondisi fisik berubah. Banyak keluhan yang muncul. Tak semuanya berat tapi ada juga yang ringan dan tak perlu penanganan lebih lanjut. Apa sajakah dan bagaimana mengatasinya?
Pusing Keluhan ini merupakan keluhan awal dan umum terjadi. Pengaruh hormon saat kehamilan yang menjadi penyebabnya. Hormon progesteron memicu dinding pembuluh darah melebar. Sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah dan membuat calon ibu merasa pusing. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya. Solusinya: Penanganan yang tepat tentu harus dengan mengetahui lebih dulu penyebabnya. Bila akibat pengaruh hormonal, penanganannya cukup dengan tidur dan menghindari stres. Sementara bila karena anemia dan hipertensi, mau tidak mau harus diatasi dulu faktor penyebabnya. Sedangkan jika karena tekanan darah rendah, kurangi aktivitas dan hemat pengeluaran energi. Juga hindari gerakan mendadak seperti dari posisi duduk atau jongkok langsung ke posisi berdiri. Kalaupun merasa perlu menelan obat antisakit kepala lantaran tak kuat lagi menahannya, pilihlah yang paling aman. Salah satunya parasetamol yang masih bisa ditoleransi untuk dikonsumsi ibu hamil sekalipun tanpa resep dokter. Mual dan Muntah Menurut Dr. HM. Bayu Wahyudi, MOH, SPOG, sekitar 50 hingga 70 persen wanita hamil akan mengalami rasa mual dan terkadang disertai pegal, pusing hingga meriang. Hal ini merupakan gejala normal yang muncul pada trimester pertama kehamilan di usia 6-14 minggu. Keluhan ini kerap dikenal dengan istilah Morning Sickness. Morning sickness terjadi karena plasenta yang berkembang dan menghasilkan sejenis hormon HCG. Hormon ini prosentasenya meninggi sesuai dengan pertumbuhan plasenta. Diperkirakan, hormon inilah yang mengakibatkan muntah melalui rangsangan terhadap otot dari poros lambung. Makin tinggi hormon ini makin cepat merangsang muntah. Sebenarnya hormon HCG sangat dibutuhkan pada awal kehamilan. Selain membentuk plasenta, HCG juga akan menjaga janin tumbuh dengan baik. Solusinya : Sediakan snack atau makanan ringan seperti, crackers, kue beras atau sebatang coklat di samping tempat tidur Anda. Makanlah bahan makanan tersebut ketika Anda bangun atau setelah mual hilang. Makanan-makanan tersebut dapat menghilangkan rasa mual. Selain itu, jagalah pola makan dan makanlah sesering mungkin walaupun dalam porsi kecil. Tujuannya untuk menjaga agar perut tidak berada dalam keadaan kosong dan tetap menjaga gula darah yang stabil. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat, perbanyak minum, mengkonsumsi vitamin B6, istirahat cukup, menjauhi makanan pedas serta bersikap positif terhadap kehamilan dapat mengurangi gejala mual-mual. Buang air kecil Inilah keluhan yang paling sering dialami. Adanya janin membuat tekanan pada kandung kemih. Kadangkala penyebabnya kecenderungan ibu hamil yang minum lebih banyak. Akibatnya, ginjal lebih banyak pula memproduksi air seni. Selain itu letak kandung kemih yang bersebelahan dengan rahim membuat kapasitasnya berkurang. Itulah salah satu sebab ibu hamil sering buang air kecil. Solusinya : Yang perlu diwaspadai, saat ini sering terjadi infeksi pada saluran atau kandung kemih pada ibu hamil. Sayangnya, sulit membedakan buang air kecil yang disebabkan oleh infeksi atau tidak. Yang mungkin bisa dijadikan pedoman yakni rasa nyeri yang menyertai. Jika keluarnya air seni diiringi oleh rasa nyeri dan warnanya merah atau keruh mungkin itu pertanda infeksi. Untuk mengatasinya, jangan menunda keinginan buang air kecil. Pegal-pegal Penyebabnya bisa karena ibu hamil kekurangan kalsium atau karena ketegangan otot. Sepanjang kehamilan, boleh dibilang ibu membawa beban berlebih. Otot-otot tubuh juga mengalami pengenduran sehingga mudah merasa lelah. Hal inilah yang membuat posisi ibu hamil dalam beraktivitas apa pun jadi terasa serba salah. Penyebab lainnya, yaitu ibu hamil kurang banyak bergerak atau olahraga. Solusinya : Amat disarankan untuk senantiasa menyempatkan waktu berolahraga atau setidaknya beraktivitas ringan. Ibu hamil pun sebaiknya menjaga sikap tubuh. Ibu diwajibkan mengonsumsi susu dan makanan yang kaya kalsium. Menggunakan koyo? Boleh-boleh saja. Kram dan sakit pada kaki Menjelang akhir kehamilan tangan dan kaki sering mengalami kekakuan. Bagian tubuh tersebut agak membengkak sedikit karena menyimpan cairan. Akibatnya syaraf jadi tertekan. Tekanan ini terasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum. Sehingga tangan dan kaki tidak merasakan apa-apa dan ototnya jadi lemah. Gejala ini terasa waktu bangun tidur di pagi hari dan membaik di siang hari. Penyebabnya diperkirakan karena hormon kehamilan, kekurangan kalsium, kelelahan, tekanan rahim pada otot, kurang bergerak sehingga sirkulasi darah tidak lancar. Solusinya : Saat kram terjadi, yang harus dilakukan adalah melemaskan seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang kram. Dengan menggerak-gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki yang terasa kaku bisa membantu menghilangkan kekakuan. Selain itu, pada saat bangun tidur jari kaki ditegakkan sejajar dgn tumit utk mencegah kram mendadak. Agar kram tidak sampai mengganggu, atasi dengan mengkonsumsi banyak kalsium, minum air putih yang banyak, melakukan senam ringan, dan cukup istirahat. Kaki bengkak (Edema) Sekitar 75% wanita hamil pasti mengalami pembengkakan pada kaki (edema), yang umumnya terjadi pada trimester akhir. Penyebabnya bisa karena ibu terlalu banyak diam. Secara fisiologis, ibu hamil memang menanggung beban tambahan yang akan semakin memperlambat aliran darah pada pembuluh darah vena. Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi atau malah preeklamsi. Sebenarnya, kaki bengkak bukan disebakan karena banyaknya mengkonsumsi garam. Ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung garam seperti sebelum hamil. Solusinya : Lakukan cukup olahraga dan sebisa mungkin tidak bersikap statis atau berdiam diri dalam posisi yang sama berlama-lama. Saat Anda duduk, sebisa mungkin selalu luruskan kaki. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas dan tidur dengan posisi berbaring pada sisi kiri tubuh. Anda sebaiknya mulai mewaspadai pembengkakan pada kaki bila diikuti juga dengan berat badan yang meningkat drastis, naiknya tekanan darah serta kadar protein dalam urin. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda mengidap pre-eclampsia. Sakit punggung Selama kehamilan, sambungan antara tulang pinggul mulai melunak dan lepas. Ini persiapan untuk mempermudah bayi lahir. Rahim bertambah berat, akibatnya, pusat gravitasi tubuh berubah. Secara bertahap, ibu hamil mulai menyesuaikan postur dengan cara berjalan. Hal ini menyebabkan sakit punggung dan pegal. Solusinya : Mengatasinya tak perlu obat cobalah perbaiki cara berdiri, duduk, dan bergerak. Jika harus duduk atau berdiri lebih lama jangan lupa istirahat setiap 30 menit. Gatal-gatal Keluhan ini pun lazimnya disebabkan pengaruh faktor hormonal. Solusinya : Cukup dengan menggunakan obat luar. Sedapat mungkin hindari obat-obatan oral atau yang diminum. Obat-obatan jenis ini umumnya tidak baik bagi tumbuh kembang janin. Nyeri ulu hati Jika mengalami keluhan ini jangan panik. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kecil isi lambung yang lewat di pangkal saluran kerongkongan (penghubung mulut dengan lambung). Solusinya: Tak perlu ke dokter untuk mengatasinya. Malah pencegahannya tergolong mudah. Selama kehamilan, jangan membungkuk atau berbaring datar. Kalaupun ingin berbaring cobalah gunakan bantal yang tinggi. Sediakan pula segelas susu di samping tempat tidur dan minumlah sedikit-dikit setiap kali terasa nyeri. Sembelit Hormon progesteron saat hamil menyebabkan relaksasi usus. Akibatnya daya dorong usus terhadap sisa makanan berkurang. Sisa makanan yang menumpuk mengakibatkan sembelit. Sebab lainnya bisa juga kandungan zat besi pada tablet khusus ibu hamil. Selain itu, kebiasaan menahan buang air besar seringkali menjadi penyebab. Solusinya : Perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan berserat. Satu lagi, lebih teraturlah ke belakang dan minum air putih minimal delapan liter setiap hari.
Saat hamil kondisi fisik berubah. Banyak keluhan yang muncul. Tak semuanya berat tapi ada juga yang ringan dan tak perlu penanganan lebih lanjut. Apa sajakah dan bagaimana mengatasinya?
Pusing Keluhan ini merupakan keluhan awal dan umum terjadi. Pengaruh hormon saat kehamilan yang menjadi penyebabnya. Hormon progesteron memicu dinding pembuluh darah melebar. Sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah dan membuat calon ibu merasa pusing. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya. Solusinya: Penanganan yang tepat tentu harus dengan mengetahui lebih dulu penyebabnya. Bila akibat pengaruh hormonal, penanganannya cukup dengan tidur dan menghindari stres. Sementara bila karena anemia dan hipertensi, mau tidak mau harus diatasi dulu faktor penyebabnya. Sedangkan jika karena tekanan darah rendah, kurangi aktivitas dan hemat pengeluaran energi. Juga hindari gerakan mendadak seperti dari posisi duduk atau jongkok langsung ke posisi berdiri. Kalaupun merasa perlu menelan obat antisakit kepala lantaran tak kuat lagi menahannya, pilihlah yang paling aman. Salah satunya parasetamol yang masih bisa ditoleransi untuk dikonsumsi ibu hamil sekalipun tanpa resep dokter. Mual dan Muntah Menurut Dr. HM. Bayu Wahyudi, MOH, SPOG, sekitar 50 hingga 70 persen wanita hamil akan mengalami rasa mual dan terkadang disertai pegal, pusing hingga meriang. Hal ini merupakan gejala normal yang muncul pada trimester pertama kehamilan di usia 6-14 minggu. Keluhan ini kerap dikenal dengan istilah Morning Sickness. Morning sickness terjadi karena plasenta yang berkembang dan menghasilkan sejenis hormon HCG. Hormon ini prosentasenya meninggi sesuai dengan pertumbuhan plasenta. Diperkirakan, hormon inilah yang mengakibatkan muntah melalui rangsangan terhadap otot dari poros lambung. Makin tinggi hormon ini makin cepat merangsang muntah. Sebenarnya hormon HCG sangat dibutuhkan pada awal kehamilan. Selain membentuk plasenta, HCG juga akan menjaga janin tumbuh dengan baik. Solusinya : Sediakan snack atau makanan ringan seperti, crackers, kue beras atau sebatang coklat di samping tempat tidur Anda. Makanlah bahan makanan tersebut ketika Anda bangun atau setelah mual hilang. Makanan-makanan tersebut dapat menghilangkan rasa mual. Selain itu, jagalah pola makan dan makanlah sesering mungkin walaupun dalam porsi kecil. Tujuannya untuk menjaga agar perut tidak berada dalam keadaan kosong dan tetap menjaga gula darah yang stabil. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat, perbanyak minum, mengkonsumsi vitamin B6, istirahat cukup, menjauhi makanan pedas serta bersikap positif terhadap kehamilan dapat mengurangi gejala mual-mual. Buang air kecil Inilah keluhan yang paling sering dialami. Adanya janin membuat tekanan pada kandung kemih. Kadangkala penyebabnya kecenderungan ibu hamil yang minum lebih banyak. Akibatnya, ginjal lebih banyak pula memproduksi air seni. Selain itu letak kandung kemih yang bersebelahan dengan rahim membuat kapasitasnya berkurang. Itulah salah satu sebab ibu hamil sering buang air kecil. Solusinya : Yang perlu diwaspadai, saat ini sering terjadi infeksi pada saluran atau kandung kemih pada ibu hamil. Sayangnya, sulit membedakan buang air kecil yang disebabkan oleh infeksi atau tidak. Yang mungkin bisa dijadikan pedoman yakni rasa nyeri yang menyertai. Jika keluarnya air seni diiringi oleh rasa nyeri dan warnanya merah atau keruh mungkin itu pertanda infeksi. Untuk mengatasinya, jangan menunda keinginan buang air kecil. Pegal-pegal Penyebabnya bisa karena ibu hamil kekurangan kalsium atau karena ketegangan otot. Sepanjang kehamilan, boleh dibilang ibu membawa beban berlebih. Otot-otot tubuh juga mengalami pengenduran sehingga mudah merasa lelah. Hal inilah yang membuat posisi ibu hamil dalam beraktivitas apa pun jadi terasa serba salah. Penyebab lainnya, yaitu ibu hamil kurang banyak bergerak atau olahraga. Solusinya : Amat disarankan untuk senantiasa menyempatkan waktu berolahraga atau setidaknya beraktivitas ringan. Ibu hamil pun sebaiknya menjaga sikap tubuh. Ibu diwajibkan mengonsumsi susu dan makanan yang kaya kalsium. Menggunakan koyo? Boleh-boleh saja. Kram dan sakit pada kaki Menjelang akhir kehamilan tangan dan kaki sering mengalami kekakuan. Bagian tubuh tersebut agak membengkak sedikit karena menyimpan cairan. Akibatnya syaraf jadi tertekan. Tekanan ini terasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum. Sehingga tangan dan kaki tidak merasakan apa-apa dan ototnya jadi lemah. Gejala ini terasa waktu bangun tidur di pagi hari dan membaik di siang hari. Penyebabnya diperkirakan karena hormon kehamilan, kekurangan kalsium, kelelahan, tekanan rahim pada otot, kurang bergerak sehingga sirkulasi darah tidak lancar. Solusinya : Saat kram terjadi, yang harus dilakukan adalah melemaskan seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang kram. Dengan menggerak-gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki yang terasa kaku bisa membantu menghilangkan kekakuan. Selain itu, pada saat bangun tidur jari kaki ditegakkan sejajar dgn tumit utk mencegah kram mendadak. Agar kram tidak sampai mengganggu, atasi dengan mengkonsumsi banyak kalsium, minum air putih yang banyak, melakukan senam ringan, dan cukup istirahat. Kaki bengkak (Edema) Sekitar 75% wanita hamil pasti mengalami pembengkakan pada kaki (edema), yang umumnya terjadi pada trimester akhir. Penyebabnya bisa karena ibu terlalu banyak diam. Secara fisiologis, ibu hamil memang menanggung beban tambahan yang akan semakin memperlambat aliran darah pada pembuluh darah vena. Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi atau malah preeklamsi. Sebenarnya, kaki bengkak bukan disebakan karena banyaknya mengkonsumsi garam. Ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung garam seperti sebelum hamil. Solusinya : Lakukan cukup olahraga dan sebisa mungkin tidak bersikap statis atau berdiam diri dalam posisi yang sama berlama-lama. Saat Anda duduk, sebisa mungkin selalu luruskan kaki. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas dan tidur dengan posisi berbaring pada sisi kiri tubuh. Anda sebaiknya mulai mewaspadai pembengkakan pada kaki bila diikuti juga dengan berat badan yang meningkat drastis, naiknya tekanan darah serta kadar protein dalam urin. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda mengidap pre-eclampsia. Sakit punggung Selama kehamilan, sambungan antara tulang pinggul mulai melunak dan lepas. Ini persiapan untuk mempermudah bayi lahir. Rahim bertambah berat, akibatnya, pusat gravitasi tubuh berubah. Secara bertahap, ibu hamil mulai menyesuaikan postur dengan cara berjalan. Hal ini menyebabkan sakit punggung dan pegal. Solusinya : Mengatasinya tak perlu obat cobalah perbaiki cara berdiri, duduk, dan bergerak. Jika harus duduk atau berdiri lebih lama jangan lupa istirahat setiap 30 menit. Gatal-gatal Keluhan ini pun lazimnya disebabkan pengaruh faktor hormonal. Solusinya : Cukup dengan menggunakan obat luar. Sedapat mungkin hindari obat-obatan oral atau yang diminum. Obat-obatan jenis ini umumnya tidak baik bagi tumbuh kembang janin. Nyeri ulu hati Jika mengalami keluhan ini jangan panik. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kecil isi lambung yang lewat di pangkal saluran kerongkongan (penghubung mulut dengan lambung). Solusinya: Tak perlu ke dokter untuk mengatasinya. Malah pencegahannya tergolong mudah. Selama kehamilan, jangan membungkuk atau berbaring datar. Kalaupun ingin berbaring cobalah gunakan bantal yang tinggi. Sediakan pula segelas susu di samping tempat tidur dan minumlah sedikit-dikit setiap kali terasa nyeri. Sembelit Hormon progesteron saat hamil menyebabkan relaksasi usus. Akibatnya daya dorong usus terhadap sisa makanan berkurang. Sisa makanan yang menumpuk mengakibatkan sembelit. Sebab lainnya bisa juga kandungan zat besi pada tablet khusus ibu hamil. Selain itu, kebiasaan menahan buang air besar seringkali menjadi penyebab. Solusinya : Perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan berserat. Satu lagi, lebih teraturlah ke belakang dan minum air putih minimal delapan liter setiap hari.
25 Tanda Kehamilan
25 Tanda Kehamilan
Hamil Atau Enggak yah…?? Penasaran…? Ingin tahu seperti apa biasanya gejala awal yang dirasakan oleh seseorang yang sedang mengandung. Berikut ini merupakan 25 gejala umum pertanda kehamilan yang sering dikeluhkan oleh para wanita hamil. Masing-masing pertanda dilengkapi dengan tingkat kemungkinan terjadinya kehamilan. Tanda-tanda awal kehamilan
Tingkat kemungkinan
Siklus haid yang terhenti sementara
Bisa jadi
Siklus haid yang tidak normal
Bisa jadi
Insting/perasaan sedang mengandung
Bisa jadi
Sering pening, mual, dan muntah
Bisa jadi
Libido yang berubah
Bisa jadi
Timbulnya rasa nyeri pada payudara
Bisa jadi
Bertambah besarnya ukuran payudara
Bisa jadi
Seringnya frekuensi buang air kecil
Bisa jadi
Memiliki keinginan berbeda dari biasa (ngidam)
Bisa jadi
Mudah merasa lelah
Bisa jadi
Munculnya bintil di sekitar areola (yang lebih dikenal dengan sebutan Montgomery's Tubercules)
Bisa jadi
Kulit menjadi lebih sensitif
Bisa jadi
Munculnya Stretch Marks
Bisa jadi
Merasakan keberadaan janin dalam tubuh
Bisa jadi
Mulai diproduksinya colostrum
Bisa jadi
Adanya pembesaran abdomen
Kemungkinan besar
Uji kehamilan menggunakan testpack menunjukkan hasil positif (+)
Kemungkinan besar
Adanya perubahan bentuk pada saluran kencing
Kemungkinan besar
Ukuran uterus yang bertambah besar
Kemungkinan besar
Munculnya kontraksi pada saluran kencing
Kemungkinan besar
Mendeteksi keberadaan bayi dengan cara meraba perut
Kemungkinan besar
Terdeteksinya denyut jantung janin
Pasti (+)
Merujuk hasil pemeriksaan USG
Pasti (+)
Merujuk hasil pemeriksaan sinar X
Pasti (+)
Hamil Atau Enggak yah…?? Penasaran…? Ingin tahu seperti apa biasanya gejala awal yang dirasakan oleh seseorang yang sedang mengandung. Berikut ini merupakan 25 gejala umum pertanda kehamilan yang sering dikeluhkan oleh para wanita hamil. Masing-masing pertanda dilengkapi dengan tingkat kemungkinan terjadinya kehamilan. Tanda-tanda awal kehamilan
Tingkat kemungkinan
Siklus haid yang terhenti sementara
Bisa jadi
Siklus haid yang tidak normal
Bisa jadi
Insting/perasaan sedang mengandung
Bisa jadi
Sering pening, mual, dan muntah
Bisa jadi
Libido yang berubah
Bisa jadi
Timbulnya rasa nyeri pada payudara
Bisa jadi
Bertambah besarnya ukuran payudara
Bisa jadi
Seringnya frekuensi buang air kecil
Bisa jadi
Memiliki keinginan berbeda dari biasa (ngidam)
Bisa jadi
Mudah merasa lelah
Bisa jadi
Munculnya bintil di sekitar areola (yang lebih dikenal dengan sebutan Montgomery's Tubercules)
Bisa jadi
Kulit menjadi lebih sensitif
Bisa jadi
Munculnya Stretch Marks
Bisa jadi
Merasakan keberadaan janin dalam tubuh
Bisa jadi
Mulai diproduksinya colostrum
Bisa jadi
Adanya pembesaran abdomen
Kemungkinan besar
Uji kehamilan menggunakan testpack menunjukkan hasil positif (+)
Kemungkinan besar
Adanya perubahan bentuk pada saluran kencing
Kemungkinan besar
Ukuran uterus yang bertambah besar
Kemungkinan besar
Munculnya kontraksi pada saluran kencing
Kemungkinan besar
Mendeteksi keberadaan bayi dengan cara meraba perut
Kemungkinan besar
Terdeteksinya denyut jantung janin
Pasti (+)
Merujuk hasil pemeriksaan USG
Pasti (+)
Merujuk hasil pemeriksaan sinar X
Pasti (+)
Tanda-Tanda Persalinan
Tanda-Tanda Persalinan
Terdapat 3 cara dalam proses melahirkan, yang pertama yaitu secara normal tanpa bantuan dan ada juga yang memerlukan bantuan seperti induksi, forceps, dan ventouse (vakum). Yang kedua adalah dengan operasi caesar (sectio), dan yang ketiga yaitu hypnobirthing atau biasa disebut melahirkan dalam air. Di bawah ini terdapat 4 tahap dalam proses persalinan dan tiap tahap memiliki sensasi dan tantangan tersendiri. Kami akan memberikan sedikit informasi mengenai bagaimana proses persalinan itu terjadi pada tiap tahapnya. Yang pasti, itu semua sepadan dengan apa yang akan Anda dapatkan nantinya, yaitu seorang bayi yang sehat, mungil dan lucu. Tanda-tanda persalinan:
1. Lendir Bercampur Darah
Pengeluaran lendir bercampur darah. Terjadi karena sumbatan yang tebal pada mulut
rahim terlepas sehingga menyebabkan keluarnya lendir yang berwarna kemerahan karena
bercampur darah.
Apa yang harus dilakukan:
Pengeluaran darah dan lendir dapat terjadi beberapa hari sebelum persalinan, jadi
tunggulah sampai Anda mendapatkan kontraksi yang teratur atau air ketuban pecah,
sebelum Anda pergi kerumah sakit. Anda harus menghubungi dokter bila terjadi
pendarahan hebat.
2. Air Ketuban Pecah
Kantung ketuban yang mengelilingi bayi pecah sehingga air ketuban keluar (Normal air
ketuban adalah cairan yang bersih, jernih dan tidak berbau).
Apa yang harus dilakukan:
Hubungi dokter Anda dan segeralah ke rumah sakit, walaupun Anda belum merasakan
kontraksi, karena ini menjadi resiko infeksi. Sementara diperjalanan gunakan pembalut
wanita untuk dapat menyerap cairan ketuban Anda.
3. Kontraksi
Tidak seperti kontraksi Braxton hick (kontraksi palsu), kontraksi timbul secara teratur dan
rasanya kira-kira seperti ada orang yang menarik ikat pinggang kita dengan sangat
kencang selama 20 detik. Sepanjang proses kelahiran, mula-mula kontraksi hanya sebentar
kemudian akan bertambah lama, kuat dan semakin sakit. Selalu ada jeda di antara setiap
kontraksi, bahkan pada yang paling menyakitkan. Kontraksi terjadi simetris di kedua sisi
perut mulai dari bagian atas dekat dengan saluran telur sampai ke seluruh rahim, dan nyeri
tidak akan hilang atau berkurang hanya dengan istirahat atau elusan.
Apa yang terjadi pada tubuh Anda?
Pada saat organ tubuh bayi Anda matang, ia akan memproduksi hormon yang akan
merangsang otot rahim mengencang sehingga terjadi kontraksi. Gerakan ini akan menarik
leher rahim Anda dan akan memberikan pembukaan jalan bagi janin. Sayangnya, proses
pembukaan ini bisa berlangsung dua hingga 20 jam.
Apa yang terjadi pada bayi Anda?
Pada setiap kontraksi, kepala janin tertekan dan terdorong ke leher rahim. Posisi janin
bergulung ke bawah dan siap untuk lahir. Pada saat yang sama, himpitan kontraksi akan
memicu hormon-hormon dalam tubuhnya. Hormon ini akan mempersiapkan dirinya untuk
lahir, menurunkan detak jantungnya sehingga ia bisa melalui masa kurang oksigen selama
proses kelahiran. Selain itu paru-parunya juga akan dipersiapkan untuk bernafas ketika ia
sudah lahir nanti.
Apa yang harus dilakukan:
• Ketika kontraksi nampak teratur, mulailah untuk menghitung waktunya.
• Catatlah lamanya waktu antara satu kontraksi dengan kontraksi berikut, dan lamanya
kontraksi berlangsung.
• Alihkan perhatian Anda dengan nonton televisi atau ngemil. Anda juga bisa melakukan
aktivitas ringan seperti mandi atau membuat teh.
• Tarik nafas dalam-dalam sepanjang kontraksi. Relaks saja. Makin Anda tegang, makin
sakit rasanya.
• Mintalah pengurang rasa sakit. Kalau Anda sudah tidak tahan lagi, jangan malu untuk
memintanya. Biasanya dokter dapat memberikan pilihan pereda rasa sakit seperti gas
tawa (Entonox) yang tidak akan menyakiti sang bayi, injeksi petidin dan injeksi secara
epidural (tulang belakang). Mintalah penjelasan dokter mengenai manfaat dan risikonya
baik terhadap ibu maupun sang bayi.
• Persalinan hanya terjadi bila kontraksi menjadi semakin dekat sekitar 40 detik antara
kontraksi yang satu dengan lainnya.
4. Transisi
Pada akhir tahap ini, ketika pembukaan sudah cukup, Anda akan melalui masa transisi.
Kontraksi Anda akan masuk ke tahap puncak dan Anda mungkin sudah nyaris menyerah.
Kabar baiknya, masa ini hanya akan berlangsung beberapa menit.
Persalinan untuk yang pertama kali akan berlangsung 12-14 jam sehingga lebih baik Anda menunggu dirumah sambil beristirahat mengumpulkan energi untuk persalinan. Jadi jika kontraksi Anda sudah setiap 5 menit sekali atau sangat sakit Anda dapat pergi ke rumah sakit. Jangan lupa membawa tas yang sudah dipersiapkan.
Terdapat 3 cara dalam proses melahirkan, yang pertama yaitu secara normal tanpa bantuan dan ada juga yang memerlukan bantuan seperti induksi, forceps, dan ventouse (vakum). Yang kedua adalah dengan operasi caesar (sectio), dan yang ketiga yaitu hypnobirthing atau biasa disebut melahirkan dalam air. Di bawah ini terdapat 4 tahap dalam proses persalinan dan tiap tahap memiliki sensasi dan tantangan tersendiri. Kami akan memberikan sedikit informasi mengenai bagaimana proses persalinan itu terjadi pada tiap tahapnya. Yang pasti, itu semua sepadan dengan apa yang akan Anda dapatkan nantinya, yaitu seorang bayi yang sehat, mungil dan lucu. Tanda-tanda persalinan:
1. Lendir Bercampur Darah
Pengeluaran lendir bercampur darah. Terjadi karena sumbatan yang tebal pada mulut
rahim terlepas sehingga menyebabkan keluarnya lendir yang berwarna kemerahan karena
bercampur darah.
Apa yang harus dilakukan:
Pengeluaran darah dan lendir dapat terjadi beberapa hari sebelum persalinan, jadi
tunggulah sampai Anda mendapatkan kontraksi yang teratur atau air ketuban pecah,
sebelum Anda pergi kerumah sakit. Anda harus menghubungi dokter bila terjadi
pendarahan hebat.
2. Air Ketuban Pecah
Kantung ketuban yang mengelilingi bayi pecah sehingga air ketuban keluar (Normal air
ketuban adalah cairan yang bersih, jernih dan tidak berbau).
Apa yang harus dilakukan:
Hubungi dokter Anda dan segeralah ke rumah sakit, walaupun Anda belum merasakan
kontraksi, karena ini menjadi resiko infeksi. Sementara diperjalanan gunakan pembalut
wanita untuk dapat menyerap cairan ketuban Anda.
3. Kontraksi
Tidak seperti kontraksi Braxton hick (kontraksi palsu), kontraksi timbul secara teratur dan
rasanya kira-kira seperti ada orang yang menarik ikat pinggang kita dengan sangat
kencang selama 20 detik. Sepanjang proses kelahiran, mula-mula kontraksi hanya sebentar
kemudian akan bertambah lama, kuat dan semakin sakit. Selalu ada jeda di antara setiap
kontraksi, bahkan pada yang paling menyakitkan. Kontraksi terjadi simetris di kedua sisi
perut mulai dari bagian atas dekat dengan saluran telur sampai ke seluruh rahim, dan nyeri
tidak akan hilang atau berkurang hanya dengan istirahat atau elusan.
Apa yang terjadi pada tubuh Anda?
Pada saat organ tubuh bayi Anda matang, ia akan memproduksi hormon yang akan
merangsang otot rahim mengencang sehingga terjadi kontraksi. Gerakan ini akan menarik
leher rahim Anda dan akan memberikan pembukaan jalan bagi janin. Sayangnya, proses
pembukaan ini bisa berlangsung dua hingga 20 jam.
Apa yang terjadi pada bayi Anda?
Pada setiap kontraksi, kepala janin tertekan dan terdorong ke leher rahim. Posisi janin
bergulung ke bawah dan siap untuk lahir. Pada saat yang sama, himpitan kontraksi akan
memicu hormon-hormon dalam tubuhnya. Hormon ini akan mempersiapkan dirinya untuk
lahir, menurunkan detak jantungnya sehingga ia bisa melalui masa kurang oksigen selama
proses kelahiran. Selain itu paru-parunya juga akan dipersiapkan untuk bernafas ketika ia
sudah lahir nanti.
Apa yang harus dilakukan:
• Ketika kontraksi nampak teratur, mulailah untuk menghitung waktunya.
• Catatlah lamanya waktu antara satu kontraksi dengan kontraksi berikut, dan lamanya
kontraksi berlangsung.
• Alihkan perhatian Anda dengan nonton televisi atau ngemil. Anda juga bisa melakukan
aktivitas ringan seperti mandi atau membuat teh.
• Tarik nafas dalam-dalam sepanjang kontraksi. Relaks saja. Makin Anda tegang, makin
sakit rasanya.
• Mintalah pengurang rasa sakit. Kalau Anda sudah tidak tahan lagi, jangan malu untuk
memintanya. Biasanya dokter dapat memberikan pilihan pereda rasa sakit seperti gas
tawa (Entonox) yang tidak akan menyakiti sang bayi, injeksi petidin dan injeksi secara
epidural (tulang belakang). Mintalah penjelasan dokter mengenai manfaat dan risikonya
baik terhadap ibu maupun sang bayi.
• Persalinan hanya terjadi bila kontraksi menjadi semakin dekat sekitar 40 detik antara
kontraksi yang satu dengan lainnya.
4. Transisi
Pada akhir tahap ini, ketika pembukaan sudah cukup, Anda akan melalui masa transisi.
Kontraksi Anda akan masuk ke tahap puncak dan Anda mungkin sudah nyaris menyerah.
Kabar baiknya, masa ini hanya akan berlangsung beberapa menit.
Persalinan untuk yang pertama kali akan berlangsung 12-14 jam sehingga lebih baik Anda menunggu dirumah sambil beristirahat mengumpulkan energi untuk persalinan. Jadi jika kontraksi Anda sudah setiap 5 menit sekali atau sangat sakit Anda dapat pergi ke rumah sakit. Jangan lupa membawa tas yang sudah dipersiapkan.
Puasa dan Kehamilan
Sekilas Tentang Puasa dan Kehamilan
Beberapa agama dan kepercayaan yang ada di muka bumi ini mengajarkan untuk berpuasa. Mereka bahkan memiliki saat-saat khusus untuk berpuasa, yang biasanya ditetapkan berdasarkan pada perubahan musim, pergerakan matahari dan bulan, atau bahkan tanggal dimana sudah ditetapkan oleh pemuka agamanya masing-masing.
Bagi beberapa agama, kegiatan berpuasa ini dipercaya sebagai salah satu media pembersihan diri guna mendekatkan manusia dengan sang pencipta. Karenanya, semua orang, dari berbagai usia, ras, dan jenis kelamin berlomba-lomba untuk tekun menjalankan ibadah puasa.
Namun, bagaimana halnya bila seorang wanita yang sedang hamil pun berkeinginan untuk turut mencapai hidayah Tuhan dengan memenuhi kewajibannya menjalankan ibadah puasa.
Untuk itu, beberapa pertanyaan umum berikut ini mungkin dapat dijadikan referensi bagi para bunda yang sedang mengandung namun tetap berkeinginan untuk berpuasa.
Apakah aman untuk berpuasa di kala hamil?
Keputusan sebagian ibu hamil untuk tetap menjalani puasa biasanya didasarkan pada keyakinan dan agamanya masing-masing. Pilihan ini pun dikembalikan pada diri masing-masing pribadi, yang tentunya juga mendapatkan dukungan suami dan anggota keluarga yang lain.
Bagi para ibu hamil yang berkeinginan untuk mengikuti ritual puasa selama kurun waktu yang lama, misalnya pada bulan ramadhan, bagi yang muslim. Ada baiknya untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terkait mengenai kemungkinan untuk berpuasa apabila dikaitkan dengan kondisi fisik, keadaan kandungan dan janin, serta keadaan kesehatan guna menghindari komplikasi yang mungkin timbul.
Apakah puasa menimbulkan resiko kesehatan bagi janin?
Umumnya, selama kehamilan, siapapun tidak diperkenankan untuk merasa lapar dan membiarkan perut kosong dalam waktu yang lama.
Bila hal tersebut dibiarkan, maka akan menimbulkan perasaan tidak nyaman, yang ditandai dengan sakit kepala, letih, berkunang-kunang, dan bahkan beberapa gejala sejenis lainnya.
Hal apa yang harus diperhatikan bila berpuasa saat hamil?
Konsultasikan selalu kondisi kesehatan dan kehamilan dengan dokter terkait untuk memonitor pertumbuhan dan perkembangan janin
Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar, untuk memberika asupan nutrisi penting yang diperlukan
Jauhi gorengan dan makanan cepat saji, karena selain berkalori tinggi, kedua makanan ini bisa menimbulkan rasa mual.
Hindari makanan dan minuman yang memiliki kadar gula serta kafein tinggi
Usahakan untuk berada di dalam ruangan saat tengah hari atau dikala cuaca terasa panas dan lembab
Kurangi aktifitas yang menguras tenaga, sediakan waktu istirahat setelah di tengah aktifitas keseharian
Puasa memperlambat kinerja sistem pencernaan, sehingga disarankan untuk berbuka secara perlahan dan bertahap. Mulailah dengan minum segelas air putih atau jus buah, lalu diikuti dengan makanan ringan.
Segerakan berbuka dan menghubungi dokter bila mengalami keluhan berupa pusing, kunang-kunang, kelelahan, jantung berdebar
Satu hal yang perlu bunda ingat tentang pilihan untuk menjalankan ibadah puasa, yaitu bunda adalah satu-satunya orang yang dapat mengambil keputusan yang tepat untuk kesehatan dan keselamatan diri sendiri serta calon buah hati tercinta.
Beberapa agama dan kepercayaan yang ada di muka bumi ini mengajarkan untuk berpuasa. Mereka bahkan memiliki saat-saat khusus untuk berpuasa, yang biasanya ditetapkan berdasarkan pada perubahan musim, pergerakan matahari dan bulan, atau bahkan tanggal dimana sudah ditetapkan oleh pemuka agamanya masing-masing.
Bagi beberapa agama, kegiatan berpuasa ini dipercaya sebagai salah satu media pembersihan diri guna mendekatkan manusia dengan sang pencipta. Karenanya, semua orang, dari berbagai usia, ras, dan jenis kelamin berlomba-lomba untuk tekun menjalankan ibadah puasa.
Namun, bagaimana halnya bila seorang wanita yang sedang hamil pun berkeinginan untuk turut mencapai hidayah Tuhan dengan memenuhi kewajibannya menjalankan ibadah puasa.
Untuk itu, beberapa pertanyaan umum berikut ini mungkin dapat dijadikan referensi bagi para bunda yang sedang mengandung namun tetap berkeinginan untuk berpuasa.
Apakah aman untuk berpuasa di kala hamil?
Keputusan sebagian ibu hamil untuk tetap menjalani puasa biasanya didasarkan pada keyakinan dan agamanya masing-masing. Pilihan ini pun dikembalikan pada diri masing-masing pribadi, yang tentunya juga mendapatkan dukungan suami dan anggota keluarga yang lain.
Bagi para ibu hamil yang berkeinginan untuk mengikuti ritual puasa selama kurun waktu yang lama, misalnya pada bulan ramadhan, bagi yang muslim. Ada baiknya untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terkait mengenai kemungkinan untuk berpuasa apabila dikaitkan dengan kondisi fisik, keadaan kandungan dan janin, serta keadaan kesehatan guna menghindari komplikasi yang mungkin timbul.
Apakah puasa menimbulkan resiko kesehatan bagi janin?
Umumnya, selama kehamilan, siapapun tidak diperkenankan untuk merasa lapar dan membiarkan perut kosong dalam waktu yang lama.
Bila hal tersebut dibiarkan, maka akan menimbulkan perasaan tidak nyaman, yang ditandai dengan sakit kepala, letih, berkunang-kunang, dan bahkan beberapa gejala sejenis lainnya.
Hal apa yang harus diperhatikan bila berpuasa saat hamil?
Konsultasikan selalu kondisi kesehatan dan kehamilan dengan dokter terkait untuk memonitor pertumbuhan dan perkembangan janin
Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar, untuk memberika asupan nutrisi penting yang diperlukan
Jauhi gorengan dan makanan cepat saji, karena selain berkalori tinggi, kedua makanan ini bisa menimbulkan rasa mual.
Hindari makanan dan minuman yang memiliki kadar gula serta kafein tinggi
Usahakan untuk berada di dalam ruangan saat tengah hari atau dikala cuaca terasa panas dan lembab
Kurangi aktifitas yang menguras tenaga, sediakan waktu istirahat setelah di tengah aktifitas keseharian
Puasa memperlambat kinerja sistem pencernaan, sehingga disarankan untuk berbuka secara perlahan dan bertahap. Mulailah dengan minum segelas air putih atau jus buah, lalu diikuti dengan makanan ringan.
Segerakan berbuka dan menghubungi dokter bila mengalami keluhan berupa pusing, kunang-kunang, kelelahan, jantung berdebar
Satu hal yang perlu bunda ingat tentang pilihan untuk menjalankan ibadah puasa, yaitu bunda adalah satu-satunya orang yang dapat mengambil keputusan yang tepat untuk kesehatan dan keselamatan diri sendiri serta calon buah hati tercinta.
Posisi Bercinta
Posisi Bercinta Bantu Percepat Kehamilan
Seringkali pasangan suami istri bereksperimen dalam posisi bercinta hanya semata untuk mencari kepuasan maksimal atau bahkan sebagai variasi mengatasi kejenuhan.
Namun ternyata dibalik alasan tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi bercinta memiliki banyak fungsi, salah satunya yaitu mempercepat kehamilan.
Hal tersebut dikarenakan adanya penemuan yang menyatakan bahwa terdapat posisi spesifik untuk mempercepat memiliki keturunan yang didasarkan pada posisi rahim.
Sebagai langkah awal, sebaiknya istri memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mengetahui posisi rahim.
Bagi pemilik rahim antrofleksi atau rahim yang agak menekuk ke depan, posisi ML yang paling tepat adalah posisi misionaris.
Pada posisi ini, penggunaan bantal yang diganjal di bokong selama periode kurang lebih 20 menit, sangat efektif untuk proses pembuahan.
Sementara, untuk mereka yang memiliki bentuk rahim retrofleksi (rahim menekuk ke belakang) dianjurkan untuk melakukan penetrasi dari belakang.
Untuk posisi ini, penggunaan bantal juga masih diperlukan. Dengan catatan, bantal diganjal di bawah perut dan posisi kepala perempuan menekuk ke bawah.
Nah, bagi Anda yang ingin cepat memiliki momongan, tentunya hasil penelitian ini merupakan sebuah kabar gembira.
Karenanya, segera periksakan diri ke dokter guna mengetahui posisi rahim Anda. Sehingga Anda dan pasangan dapat mengetahui posisi mana yang sebaiknya dipilih.
Selamat mencoba...!
Dikutip dari : inilah.com
Seringkali pasangan suami istri bereksperimen dalam posisi bercinta hanya semata untuk mencari kepuasan maksimal atau bahkan sebagai variasi mengatasi kejenuhan.
Namun ternyata dibalik alasan tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi bercinta memiliki banyak fungsi, salah satunya yaitu mempercepat kehamilan.
Hal tersebut dikarenakan adanya penemuan yang menyatakan bahwa terdapat posisi spesifik untuk mempercepat memiliki keturunan yang didasarkan pada posisi rahim.
Sebagai langkah awal, sebaiknya istri memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mengetahui posisi rahim.
Bagi pemilik rahim antrofleksi atau rahim yang agak menekuk ke depan, posisi ML yang paling tepat adalah posisi misionaris.
Pada posisi ini, penggunaan bantal yang diganjal di bokong selama periode kurang lebih 20 menit, sangat efektif untuk proses pembuahan.
Sementara, untuk mereka yang memiliki bentuk rahim retrofleksi (rahim menekuk ke belakang) dianjurkan untuk melakukan penetrasi dari belakang.
Untuk posisi ini, penggunaan bantal juga masih diperlukan. Dengan catatan, bantal diganjal di bawah perut dan posisi kepala perempuan menekuk ke bawah.
Nah, bagi Anda yang ingin cepat memiliki momongan, tentunya hasil penelitian ini merupakan sebuah kabar gembira.
Karenanya, segera periksakan diri ke dokter guna mengetahui posisi rahim Anda. Sehingga Anda dan pasangan dapat mengetahui posisi mana yang sebaiknya dipilih.
Selamat mencoba...!
Dikutip dari : inilah.com
Langganan:
Postingan (Atom)